Iklim Investasi

Rating Iklim Investasi

Investment grade adalah kategori bahwa suatu perusahaan atau negara dianggap memiliki kemampuan yang cukup dalam melunasi utangnya.Dalam investasi,merupakan salah satu hal yang sangat penting karena menentukan suatu perusahaan atau negara bisa mendapatkan pendanaan saat menerbitkan obligasi .Rating juga akan mempengaruhi kupon atau imbal hasil yang harus dibayarkan supaya mau diterima oleh investor.

Berikut adalah investment grade Indonesia yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia

  1. Indonesia Sovereign Rating - July 2017
  2. Indonesia Sovereign Rating - May 2017
  3. Indonesia Sovereign Rating - April 2017
  4. Indonesia Sovereign Rating - March 2017
  5. Indonesia Sovereign Rating - February 2017




Indikator Ekonomi Makro

Mendapatkan informasi dini tentang perkiraan ekonomi makro Indonesia (pertumbuhan ekonomi, inflasi dan nilai tukar) dan faktor-faktor yang mempengaruhi perkiraan indikator tersebut. Berikut ini sumber informasi berkaitan dengan kondisi ekonomi makro Indonesia.

  1. Perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku triwulan II-2017 mencapai Rp3 366,8 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp2 472,8 triliun.
  2. Ekonomi Indonesia triwulan II-2017 terhadap triwulan II-2016 tumbuh 5,01 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh hampir semua lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi yang tumbuh 10,88 persen. Dari sisi Pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) yang tumbuh sebesar 8,49 persen.
  3. Ekonomi Indonesia triwulan II-2017 terhadap triwulan sebelumnya meningkat sebesar 4,00 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi pada Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 8,44 persen. Sementara dari sisi Pengeluaran dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah yang meningkat signifikan sebesar 29,37 persen.
  4. Ekonomi Indonesia semester I-2017 (c-to-c) tumbuh 5,01 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh semua lapangan usaha kecuali Pengadaan Listrik dan Gas yang mengalami penurunan sebesar 0,50 persen. Sementara dari sisi pengeluaran terutama didorong oleh Komponen PK-LNPRT yang tumbuh sebesar 8,27 persen.
  5. Struktur ekonomi Indonesia secara spasial pada triwulan II-2017 didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Kelompok provinsi di Pulau Jawa memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB Indonesia, yakni sebesar 58,65 persen, diikuti oleh Pulau Sumatera sebesar 21,69 persen, dan Pulau Kalimantan sebesar 8,15 persen. Sementara pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Pulau Sulawesi.

          Dokumen : Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan II-2017 (sumber: Badan Pusat Statistik)


Sumber Bank Indonesia (BI)

  1. Proyeksi Indikator Ekonomi Indonesia Triwulan II Tahun 2017
  2. Proyeksi Indikator Ekonomi Indonesia Triwulan I Tahun 2017