Air Minum Pekanbaru

project

PJPKPDAM Kota Pekanbaru
Estimasi InvestasiRp. 482 Miliar
Estimasi Periode25 tahun
LokasiPekanbaru, Riau
Status ProyekFinal Business Case (FBC)
Skema InvestasiBOT
F IRRCurrently Reviewed
Kapasitas500 liter/detik
Sumber DataPPP Book 2017

Latar Belakang

Berdasarkan RPJMN 2015-2019, cakupan layanan air minum di seluruh Indonesia pada tahun 2019 harus sudah mencapai 100%. Sedangkan cakupan layanan air minum di Kota Pekanbaru pada 2014, terutama melalui jalur pipa hanya mencapai 8%. Layanan ini dilayani oleh PDAM Tirta Siak, dimana kebanyakan orang mengandalkan air tanah untuk air minum. Kota Pekanbaru sebagai ibukota provinsi Riau secara aktif melakukan pembangunan fisik, yang berimplikasi pada penggunaan lahan dan kepadatan penduduk. Kondisi ini berdampak pada menurunnya kualitas air tanah, akibat terkontaminasi akibat aktivitas masyarakat.

Tujuan

Tujuan umum dari proyek ini adalah sebagai berikut:
  1. Untuk memperluas cakupan layanan sistem pasokan air di Pekanbaru;
  2. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan PDAM Pekanbaru
  3. Tujuan dari proyek ini adalah untuk menyediakan pasokan air yang andal sesuai dengan standar teknis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendukung kegiatan ekonomi di Kota Pekanbaru. Penyediaan air minum melalui skema KPS akan mengurangi beban keuangan pemerintah kota dalam pembiayaan sektor air bersih.

Lingkup Proyek

Proyek Air Supply Pekanbaru dikembangkan untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat Pekanbaru. Sebagian besar rumah tangga di daerah tersebut menggunakan air tanah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Air tanah, di sisi lain, memiliki kualitas rendah, dengan konsentrasi Fe dan Mn tinggi. Dengan proyek ini, pengelolaan air minum di kota Pekanbaru akan dilakukan oleh PDAM, Unit UPTD SPAM Regional dan PPP. Tingkat pelayanan dari 8% di tahun 2014 akan meningkat menjadi 27% di tahun 2019 dengan akses berkelanjutan terhadap air minum yang aman. Kapasitas sistem 500 l / detik akan melayani 40.000 sambungan rumah tangga. Area layanannya adalah enam (6) kecamatan: Pekanbaru Kota, Lima Puluh, Sukajadi, Sail, Senapelan, dan Payung Sekaki. Waduk air dari Instalasi Pengolahan Air (WTP) di Tampan akan dipompa ke reservoir tanah dan kemudian dipompa kembali ke 4 (empat) wilayah distribusi di Lima Puluh, Sukajadi, Sail dan Payung Sekaki. Total kapasitas waduk adalah 8.500 m3: 1. Lima Puluh (2.000 m3), 2. Payung Sekaki (3.000 m3), 3. Sukajadi (2.000 m3), 4. Sail (1.500 m3). Panjang total pipa transmisi adalah 14,88 km dengan diameter 300-600 mm dengan menggunakan material Pipes Steel. Panjang total pipa distribusi adalah 133,61 km dengan diameter bervariasi 70-250 mm dengan material Pipes HDPE.

Spesifikasi

Spesifikasi teknis untuk Air Bersih Pekanbaru adalah sebagai berikut:
  • Asupan air (550 lps)
  • Transmisi air
  • Instalasi pengolahan air berkapasitas 500 lps
  • Pipa transmisi 14,4 km
  • Empat (4) waduk servis dengan kapasitas 8,500 m3

Jaringan pipa distribusi sekitar 133,61 km (termasuk jaringan tersier)

Temuan Analisa Dampak Lingkungan (AMDAL)

Proyek ini diklasifikasikan untuk memerlukan AMDAL, Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Konsultasi Publik. Pemeriksaan lingkungan awal telah mengindikasikan bahwa proyek tersebut seharusnya tidak menghadapi masalah signifikan dari sudut pandang lingkungan. Sampai Agustus 2016, AMDAL dan Izin Lingkungan sedang dalam proses.

Rencana Aksi Pembebasan Lahan dan Pemukiman

Tidak ada pembebasan lahan dalam proyek ini. Intake, WTP dan 2 lokasi waduk akan masuk ke dalam properti PDAM dan 2 lokasi lain dari waduk akan disewa dari Kota Pekanbaru.

Struktur Proyek


Skema InvestasiBOT
Sumber Pengembalian InvestasiPenjualan Air Curah
Pemerintah Kota Pekabaru akan memberikan fasiltas pembebasan lahan

Ikuti Perkembangan Proyek Ini

Dapatkan informasi perkembangan proyek "Air Minum Pekanbaru" dengan mengisi data berikut ini. Kami akan menyampaikan informasinya melalui email anda.