Jalan Tol Semanan - Balaraja

project

PJPKMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan BPJT sebagai penerima kuasa PJPK
Estimasi InvestasiRp. 1.114 Miliar
Estimasi Periode35
LokasiSemanan - Balaraja, Banten
Status ProyekNA
Skema InvestasiBOT
F IRR13.67%
Panjang31.9 km
Sumber DataBPJT, 2018

Latar Belakang

Proyek Jalan Tol Semanan - Balaraja adalah Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha ("KPBU") sektor jalan tol dengan rencana pembangunan sepanjang 31.9 kilometer yang bertujuan untuk mengurangi jarak dan waktu tempuh antara Samanan dan Balaraja. Proyek sepanjang 39.1 kilometer ini rencananya akan terbagi menjadi beberapa seksi. Proyek KPBU Jalan Tol ruas Semanan - Balaraja tidak termasuk ke dalam kategori tol Trans - Jawa, namun rencananya jalan tol ini akan terhubung dengan jalan tol Tangerang Merak

Tujuan

Rencana pembangunan jalan Tol Semanan - Balaraja ini bertujuan sebagai salah satu infrastruktur pendukung dalam pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung dan sebagai upaya penyediaan sistem transportasi yang efisien pada daerah tersebut.

Lingkup Proyek

Jalan Tol ini dibagi menjadi beberapa seksi dan mulai beroprasi pada Desember 2019 untuk seksi I sepanjang 9,784 Kilometer

Spesifikasi

Technical Aspects

Total length

31.90 Km

Design speed

80 Km/hours

Lane width

3.50m

Outer Shoulder Width

2.50 m

Inner Shoulder Width

0.75 m

Median width (include inner shoulder)

4.00 m

Total interchange

9

Traffic volume (vehicle/day)

Section I : 9,784

(Category I year 2019)

Elevated Road

9.70 Km

Land acquisition

2018 – 2020

Construction

2019 – 2021

Operation

December, 2019 (Section I)

Skema InvestasiBOT
Sumber Pengembalian Investasi

Analisa Dampak Lingkungan (AMDAL)

Penilaian Dampak Lingkungan dibutuhkan untuk proyek ini berdasarkan Pemerintah Peraturan 27/2012.

Dampak utama proyek jalan tol adalah:

  1. Tingkat kebisingan meningkat
  2. Lalu lintas disekitar lokasi
  3. Mengurangi kualitas udara, kualitas air bawah tanah, dan kualitas sungai
  4. Gangguan habitat vegetasi dan fauna
  5. Persepsi dan konflik sosial
  6. Gangguan pada struktur lahan

Rencana Aksi Pembebasan Lahan dan Pemukiman

Proses pembebasan lahan belum dimulai. Diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar USD 10 juta untuk pengadaan lahan termasuk bangunan, pabrik dan utilitas. Pengadaan lahan akan dilakukan oleh Pemerintah sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 Tentang Pengadaan Lahan Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Publik.

Pengadaan lahan akan dilakukan oleh Pemerintah sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 Tentang Pengadaan Lahan Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Publik

Ikuti Perkembangan Proyek Ini

Dapatkan informasi perkembangan proyek "Jalan Tol Semanan - Balaraja" dengan mengisi data berikut ini. Kami akan menyampaikan informasinya melalui email anda.